niversitas Bung Hatta kembali menjalin kerja sama dengan berbagai intansi, kali ini bersama Koperasi Rangkiang Global Sejahtera Jakarta dengan dilaksanakannya penandatangaan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di di Balairung Hotel Jakarta pada 08 Maret 2016.



Penandatangan ini antara Rektor Universitas BUNg Hatta Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA, CA dan Ketua Umum Koperasi Rangkiang Global Sejahtera Dr. Ir. Har Adi Basri, MSc yang kemudian diketahui oleh Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta Prof., Dr., Ir., H., Fachri Ahmad, M.Sc dan Ketua Pembiana Umum Koperasi Rangkiang Global Sejahtera Dr. Zulfahmi Burhan, SE, MM.

Wakil Rektor III Dr. Diana Kartika, M.Hum mengatakan kerja sama ini untuk penyelenggaraan penelitian dan pengembangan sumberdaya alam, sumberdaya manusia serta pengabdian kepada masyarakat yang berlaku hingga 5 tahun ke depan.

“Selain penandatangan MoU dengan Universitas Bung Hatta sebagai payungnya, dilaksankan juga MoA (Memorandum Of Agreement) bersama Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta sebagai pelaksana kegiatannya,” imbuhnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta Ir. Mas Eriza, MP menyampaikan untuk pelaksanaan dari kerja sama ini akan diadakan kegiatan mengembangkan usaha pembenihan dan budidaya teripang di Sumatra Barat dengan output berupa benih teripang untuk tujuan membantu pemberdayaan nelayan maupun untuk tujuan komersial dan hasil-hasil penelitian untuk tujuan pendidikan dan ilmu pengetahuan.

“Nantinya akan dipersiapkan sarana dan peralatan pembenihan teripang di laboratorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta, mempersiapkan kultur murni dan kultur massal fitoplankton untuk makanan stadia larva sampai juvenile benih teripang hingga melakukan ujicoba budidaya teripang,” sebutnya.

Ia juga menambahkan kegiatan ini juga untuk melakukan pemberdayaan nelayan di Sumatera Barat melalui budidaya teripang dan mengembangkan usaha budidaya teripangnya.

“Dengan kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan budidaya perikanan di Sumatra Barat dan ilmu pengetahuan sebab dapat menjadi sarana bagi mahasiswa dan dosen untuk melakukan penelitian dan pengabdian,” harapnya Mas Eriza. (**Ubay-Humas UBH)