Username:

Password:


ingat informasi login

[ ]

Link

Prog Magister Ilmu Hukum
Bagian
Bagian Hukum Perdata
Bagian Hukum Pidana
Bagian Hukum Tata Negara
Bagian Hukum Internasional
Online

Pengunjung: 2, Anggota: 0...
paling banyak online: 183
(anggota: 0, pengunjung: 183) pada 23 Apr : 22:38
Belum ada agenda bulan ini.

SSRKJSM


12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031



RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom
Konsultasi Hukum Online
Pertanyaan
Yth pengasuh konsultasi hukum universitas bung Hatta, sudi kiranya memberikan penyelesaian hukum pada masalah yang sedang saya hadapi, karena jalan musyawarah telah ditempuh tapi menghadapi kebuntuan. Saya adalah anak laki-laki, mempunyai seorang kakak laki-laki seibu-sebapak,dua orang adik perempuan sebapak beda ibu. Tiga bulan yang lalu bapak saya meninggal dunia, meninggalkan utang dan juga harta peninggalan. Tepat beberapa jam setelah bapak meninggal, kami (saya, kakak, adik-adik, ibu tiri -ibu saya telah dicerai- dan adik-adik bapak) berembug disaksikan oleh 3 tokoh masyarakat, memutuskan bahwa akan berembug lagi untuk mengurus segala peninggalan baik hutangnya maupun harta peninggalannya setelah 40 hari meninggalnya bapak. Tapi sampai dengan saat ini, kesepakatan untuk rembugan kembali tidak pernah terlaksana karena ibu tiri dan adik-adik saya kalau diajak rembug untuk menyelesaikan hutang-hutang almarhum selalu menolak dengan alasan paman belum siap mendanai, perlu diketahui biaya pengobatan almarhum ditanggung paman dengan konskuensi tanah peninggalan bapak sebagai pembayarannya. Begitu juga paman yang "mengutangkan" dengan berbagai alasan seakan tidak bersedia berembug. Selain kepada paman tadi almarhum juga mempunyai hutang kepada orang lain, dan kepada negara berupa kredit usaha tani (KUT). Saya bersama kakak saya telah berusaha berbagai cara untuk menyelesaikan permasalahan ini, baik melalui tokoh masyarakat yang sesaat meninggalnya bapak menjadi mediator untuk kembali menjadi mediator, maupun melalui kantor urusan agama (KUA). Tokoh masyarakat tidak bisa menyelesaikan dengam alasan harus berkumpul semua pihak seperti ketika rembugan sebelumnya, jadi ketika salah satu pihak tidak hadir permasalahan tidak akan selesai. KUA berasalan tidak berwenang kecuali membagikan waris . Yang ingin saya tanyakan:
1. Lembaga mana yang berwenang menyelesaikan permasalahan ini? Bila harus melalui pengadilan negeri, berapa biaya harus di keluarkan sehingga perkaranya selesai, termasuk menyewa pengacara bila diperlukan?
2. Apakah tindakan adik,ibu tiri dan paman bisa di katagorikan sebagai tindakan melanggar hukum? Bagaimana menjeratnya dan dengan undang-undang mana?
3. Bagaimana dengan status utang KUT sekarang ini, apakah benar dianggap tidak pernah punya utang ke negara (pemutihan) ? Bila bapak meminjam KUT atas nama orang lain, bagaimana status hukum bapak dan juga bagaimana status hukum orang tadi?
Ahir kata saya mohon bantuan dari semua pihak ahli hukum agar membantu saya dalam penyelesain masalah ini, baik melalui solusi di konsultasi hukum online ini, maupun dalam bantuan hukum yang nyata.
Ilham setiawan, 27 tahun, Sukabumi
Alamat IP: 202.93.37.88
Jawaban Oleh Boy Yendra Tamin, S.H., M.H.
Yth
Sdr Ilham Setiawan
di Sukabumi

Terima kasih anda telah mengunjungi konsultasi Hukum On-line Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta.

Pengasuh telah mempelajari permasalahan yang anda hadapi. Dari masalah yang sdr kemukakan, menurut hemar kami yang perlu terlebih dahulu anda lakukan adalah melakukan invetarisasi apa saja harta peninggalan Bapak anda dan kemudian inventarisasi juga kepada siapa saja hutang almarhum ayah anda.

Dengan mengetahui harta peninggalan ayah anda dan hutangnya, maka anda akan dapat mengetahui apakah harta yang ditinggalkan bisa membayar hutang yang harus dibayar oleh ahli semua ahli waris. Artinya, harta baru dapat dibagi apabila harta yang ada dengan hutang yang harus dibayar sudah diselesaikan. Apabila ada sisa itu yang dapat dibagi menurut hukum yang berlaku. Dalam hal ini apa bila anda beragama islam tentu menurut hukum waris islam.

jadi menurut hemat pengasuh langkah di ataslah yang perlu anda lakukan terlebih dahulu. dan anda harus mengetahui pada siapa saja yang menguasai harta itu. Apabila anda telah mendapatkan seluruh data yang kongkrit, boleh anda mengajak berunding dan apa bila ada yang menolak untuk berunding, kami pikir jalan yang anda tempuh adalah dengan mengajukan gugatan atau permohonan pembagian harta warisan ke Pengadilan Agama atau ke Pengadilan Negeri.

Mengenai KUT, kami kira anda perlu melihat akad kriditnya. Dari akad kridit itu apakah ada yang dijaminkan atas KUT yang diambil orangtua anda. Bila tidak ada, anda tinggal mengacu pada akad kridit KUT saja apa yang telah diperjanjikan di dalamnya.

Apabila anda berniat menyelesaikannya melalui pengadilan, saya pikir biayanya tidak berat. Untuk berpekara di Pengadilan Negeri sudah ada ketentuan biayanya sekitar 2 jutaan saja kalau saya tidak salah. Dan berapa biaya sampai perkara selesai, saya pikir relatif, untuk biaya pengadilan saya kira itu saja, lain kalau anda pakai pengacara. Tentu biaya pengacara yang agak mahal, tapi tergantung negosiasi anda dengan pengcara. Saran kami, sebaiknya anda pakai pengacara bila melihat kerumitan masalah yang anda hadapi.
Sabtu 28 Maret 2009 - 17:18:39
Konsultasi Hukum Online Kategori Bidang Hukum Perdata Lainnya
1. Saya Arief mahasiswa Fakultas Hukum Disalah satu Univ. Swasta di Jakarta. Saya ingin bertanya mengenai Masalah Perceraian. Adapun yang ingin saya tanyakan : 1. Apakah Masalah Ketidakpuasan Seksual dapat dijadikan alasan untuk bercerai? 2. Apakah ada syarat-syarat khusus jika masalah perceraian karena Ketidakpuasan Seksual tersebut dapat dijadikan alasan untuk bercerai? Terima Kasih.
Arief, 22 tahun, Bogor, 16156
2. Terima kasih atas tanggapannya. Saya agak kurang mengerti atas tulisan Bapak "ini tentu saja apabila benar adanya saham anda disita secara sepihak oleh perusahaan sekuritas yang anda maksud". Mohon dijelaskan. Hal ini sudah masuk di koran maupun media internet, ini salah satunya: inilah.com/berita/ekonomi/2009/03/25/93402/bapepam-periksa-kasus-trimegah/
tatsuya, 32 tahun, Malang
3. Saya seorang investor saham. Kebetulan orang tua saya juga investor saham di perusahaan sekuritas yang sama. Setahun yang lalu, ada masalah hutang piutang antara orang tua saya dengan perusahaan sekuritas yang tidak bisa dipecahkan. Karena kasus ini, pihak sekuritas secara sepihak menyita saham dan uang saya yang saya tempatkan di sana. Saya tidak membuat surat penjaminan hutang maupun personal guarantee apapun terhadap hutang orang tua saya. Saya juga tidak mempunyai hutang sama sekali terhadap...
tatsuya, 32 tahun, Malang
4. Ass.Wr.Wb. Yth, Bapak /Ibu Konsultan hukum .Mohon bantuan saran atas masalah perkreditan saya kepada pihak bank yang mana saya tidak dapat menyelesaikan perkreditan tsb.pada saat ini say akan di panggil untuk acara pelelangan rumah yang di jadikan agunan.Sisa kredi saya 250juta rupiah sementara nilai jual rumah sebesar 900jt rupiah ( menurut NJOP ).apa yang mesti saya lakukan. Terima kasih
Irfan iskandar, 25 tahun, Tasikmalaya
5. Bapak Ahli hukum yang baik hati. bagaimanakah proses pengajuan eksekusi tanah dan bangunan yang sesuai dengan peraturan yang ada? Surat keputusan dikeluarkan pada tahun 1998 dan dinyatakan menang oleh pengadilan negeri jaktim, pengadilan tinggi dan MA. bisakah kita mengajukan eksekusi ke PN tanpa pengacara. Maaf kami pernah tertipu oleh pengacara. Mohon tanggapannya. Terima kasih
Ella Lisnawati, 39 tahun, Jakarta Timur
6. arti dari:-Sero,indossement,cedul,konasement
hadisas, 25 tahun, malang
7. sy pernah berurusan dengan pengadilan yg hub dengan surat pernyataan seseorang, kenapa surat tsb tidak berfngsi jika terjadi peristiwa hukum yg berhub. dengan isi pernyataan tsb
sandia, 27 tahun, kediri
8. Bogor, 2 Januari 2009 Kepada yth. Bpk/Ibu pengasuh ruang konsultasi Universitas Bung Hatta saya sangat kecewa dengan layanan Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta ini karena dahulu saya telah mengirimkan pertanyaan tetapi tidak mendapat jawaban apapun dari mail juga. Pertanyaan yang saya mintakan jawaban karena saya mengetahui kredibilitas UBH, sebagai berikut : 1. Apakah Perjanjian keagenan itu ? 2. Dasar hukum perjanjian keagenen itu apa ? 3. Jenis-Jenis Perjanjian keagenan itu apa ? Tri...
henson, 25 tahun, bogor
9. Sebelumnya saya ingin mengucapkan salam hormat saya dan ribuan terima kasih kepada Bapak Boy Yendra Tamin, atas jawaban/solusi yang telah diberikan. Semoga dari jawaban ini saya juga dapat memberi solusi bagi orang-orang didekat saya yang membutuhkannya. ada lagi yang ingin saya tanyakan..begini Pak,,ibu saya memiliki sebidang tanah yang merupakan hibah dari ibunya(nenek saya).setelah nenek saya meninggal, ternyata ada pihak yang mengaku telah membeli tanah tersebut dari nenek.pihak ini memilik...
cha, 24 tahun, padang
10. Bapak/ibu pengasuh rubrik yang terhormat, Rumah saya dijaminkan tanpa seijin saya oleh orang lain ke RS dan sampai saat belum ada itikad baik atau upaya kongkrit dari 'pencuri' tsb untuk menebusnya. Si "pencuri' tsb sebenarnya memiliki rumah sendiri yang sebenarnya bisa dijaminkan. Bgm mendapatkan kembali hak milik saya tsb.Apa yang harus saya lakukan ke RS dan ;pencuri tsb . Menurut RS kalau tidak ada itikad baik rumah saya tersebut akan dieksekusi?"? Terimakasih atas...
wulandari, 44 tahun, Monterey
11. seorang anak meminjam uang untuk pengobatan ayahnya dengan jaminan rumah orang tuanya(tanpa sepengetahuan dari orang tua), perjanjian antara anak dan pemberi pinjamam hanya lisan.setelah lewat tanggal yang dijanjikan, anak belum mampu membayar.rumahpun diambil oleh pemberi pinjaman. yang ingin saya tanyakan: 1.apakah perjanjian itu sah? 2.apakah orang tua dapat menuntut kembali rumahnya,karena uang yang dipinjamkan tidak sebanding dengan harga rumah?atas jawaban dari bapak/ibu,saya ucapkan terim...
cha, 24 tahun, padang
12. saya mahasiswi Hukum di UIN Jogja. saya kesulitan mendapatkan buku dan informasi seputar peradilan perdata (semu) terbaru. ada solusi?
alma, 23 tahun, jogja
13. Bagaimana kemampuan alat bukti saksi testimonium de auditu ?
ferri, 19 tahun, Situbondo
14. kasus utang piutang ( penjualan barang ) seorang distributor diberikan kredit untuk menjualkan produk sdh kurang lebih 3tahun tidak melunasi/ mencicil. tidak ada perjanjian utang piutang, bukti hanya faktur pembelian saja. s.d. skrg selalu menghindar untuk di contact sekalipun. pertanyaan, 1. bgm langkah2 efektif untuk menyelesaikan ( yang legitimate, efektif dan efisien ) 2. apakah alat bukti faktur cukup untuk mengajukan gugatan ? terima kasih
ardhie, 24 tahun, solo
15. DAMPAK DARI DIBHERLAKUKANNYA UU NO. 25 TAHUN 2007 TENTANG PENANAMAN MODAL TERHADAP PENANAM MODAL ASING DI SUMATERA BARAT
vinaldo fernandez, 21 tahun, padang
16. tolong diinformasikan apakah ada penetapan pengadilan diindonesia mengenai anak luar kawin sebagai ahli waris dari ayah, dimana ibu mereka meninggal terlebih dahulu dari ayahnya, terima kasih
vandy sunata, 20 tahun, pekanbaru
17. Apakah Upaya Hukum Peninjauan Kembali dihitung semenjak 180 hari semenjak jatuhnya vonis atau semenjak ditemukannya bukti baru (novum). mohon Penjelasan. makasih
Arif, 32 tahun, Palu
18. 1apakah .seorang yang telah membunuh ayah nya mendapat waris ? tolong penjenlasannya
umar, 22 tahun, jakarta
19. assalammualaikum......dimana bisa menemukan data-data tentang penyertaan modal perbankan serta dasar hukumnya. terima kasih
eka, 21 tahun, bandar lampung
20. asslmuallkm kepada bapak dan ibuk konsultan hukum pada fakultas hukum universitas Bung Hatta Saya ingin menanyakan bagaimna tata cara pengajuan permohonan perubahan nama, syarat-syaratnya dan hal-hal yang bisa dijadikan alasan untuk perubahan nama tersebut... mohon bantuannya.Terima kasih sebelumnya.
yogi, 30 tahun, Bukittinggi

Cari Pertanyaan Konsultasi

Untuk mengirimkan pertanyaan, silahkan klik disini
Kuliah Hari Ini
Selasa 21-10-2014
Ganjil 2014/2015

Tidak ada jadwal perkuliahan hari ini
Fasilitas Pencarian
Pendidikan Khusus Profesi Advokat 2013
E-Journal
Advertisement
http://www.setneg.go.id/index.php?option=com_content&task=blogcategory&id=46&Itemid=93

http://pkpafhubh.wordpress.com/

Polling


Apa penilaian anda terhadap website fakultas hukum universitas Bung Hatta Ini ?



Sangat Bagus

Bagus

Cukup

Kurang



Dipublikasikan oleh pagaruyung
Pemilih: 1018 Komentar: 0
Jajak pendapat sebelumnya

Copyright (c) Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta
Development & Design by Djamboe WebDesign